Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan dan/atau pembuatan makanan atau minuman. Adapun pangan olahan adalah makanan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas usaha atau industri skala mikro-kecil paling banyak bergerak di sektor makanan. Data BPS tahun 2020 Industri UMKM sektor makanan menduduki urutan pertama dengan total 1,51 juta unit usaha atau sebanyak 36% dari seluruh industri mikro kecil nasional sebanyak 4,21 juta unit usaha. Tahun 2021 sektor makanan menempati posisi kedua. Dan pada triwulan I tahun 2022, industri makanan dan minuman menyumbang lebih dari sepertiga atau sebesar 37,77% dari PDB.
Data bersumber dari DiskopUKM Kepualauan Riau mencatat Luas Wilayah Kepri 425.214,72 km2, Luas Laut 417.012,97 km2 dan luas darat 8.201,72 km2. Kota Tanjungpinang memiliki wilayah laut seluar 149,13 km2, Kabupaten Bintan dengan luas laut 102.964,08 km2, Kabupaten Lingga dengan luas laut 43.339 km2, Kota Batam dengan luas laut 3.675,25 km2, Kabupaten Karimun dengan luas laut 4.698,09 km2, Kabupaten Natuna dengan luas laut 216.122,42 km2 dan Kabupaten Anambas dengan luas laut 46.074 km2. Dengan luas laut yang melebihi luas darat tentu hal ini dimanfaatkan sebagai peluang dalam pengembangan potensi sektor kelautan dan perikanan.
Dengan luasnya perairan di Provinsi Kepulauan Riau, hal ini membuka peluang potensi yang sangat besar bagi para insdustri rumah tangga untuk mengembangkan bahan olahan yang bersumber dari laut. Seperti yang diketahui, Provinsi Kepri memiliki berbagai macam kuliner yang menarik para wisatawan untuk mencobanya. Diantaranya Di Kota Tanjungpinang dan daerah sekitar Kepri, kebanyakan mengolah siput isap menjadi kuliner yang sederhana dan juga nikmat yakni rempah gulai khas melayu. Selanjutnya ada asam pedas ikan sembilang, olahan sotong, siput gonggong dan lainnya.
Tak hanya itu, industri rumah tangga pangan yang mengolah otak-otak untuk dijadikan oleh-oleh pun menjadi primadona dan kini tengah dikembangkan industri pengolahan rumput laut di Provinsi Kepulauan Riau. Melimpahnya potensi perikanan di Provinsi Kepri diharapkan industri rumah tangga memaksimalkan peluang dan mengolah hasil perikanan yang ada. (ARA)