Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi kepulauan yang menyimpan banyak potensi serta keanekaragaman sumber daya kelautan dan perikanan. Potensi ini dapat dimanfaatkan sebagai modal utama pembangunan daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Data bersumber dari DiskopUKM Kepualauan Riau mencatat Luas Wilayah Kepri 425.214,72 km2, Luas Laut 417.012,97 km2 dan luas darat 8.201,72 km2. Kota Tanjungpinang memiliki wilayah laut seluar 149,13 km2, Kabupaten Bintan dengan luas laut 102.964,08 km2, Kabupaten Lingga dengan luas laut 43.339 km2, Kota Batam dengan luas laut 3.675,25 km2, Kabupaten Karimun dengan luas laut 4.698,09 km2, Kabupaten Natuna dengan luas laut 216.122,42 km2 dan Kabupaten Anambas dengan luas laut 46.074 km2. Dengan luas laut yang melebihi luas darat tentu hal ini dimanfaatkan sebagai peluang dalam pengembangan potensi sektor kelautan dan perikanan.
Seperti yang diketahui secara umum banyak produk UMKM yang pruduknya adalah perikanan cukup popular di untuk dijadikan oleh-oleh seperti Selais Asap yang merupakan olahan ikan selais diasapi dan diberikan bumbu khas. Ada pula otak-otak khas Batam yang terbuat dari olahan seafood yang dimasak dengan cara dibakar atau menggunakan daun kelapa.
Potensi dan nilai komoditi perikanan tangkap seperti cumi-cumi, ikan demersal, ikan karang, ikan pelagis besar dan kecil, kepiting lobster, rajungan dan udang sangat besar. Dimana potensi hasil tangkapan sebesar 1,3 juta ton. Sementara potensi perikanan budi daya di Provinsi Kepulauan Riau dengan total jumlah produksi sebesara 27.436 ton dengan luas Kawasan konservasi perikanan budi daya di Provinsi Kepulauan Riau Sekitar 2,9 juta ha.


Tak hanya dijadikan oleh-oleh, UMKM di Provinsi Kepri juga mengolah hasil laut menjadi makanan siap santap yang sangat disayangkan untuk dilewatkan oleh para wisatawan. Diantaranya ada cencaluk yakni makanan yang terbuat dari udang yang dihaluskan dan difermentasi selama satu bulan di wadah tembikar dengan bakteri fermentasi dan cencaluk memiliki citarasa yang gurih dan asam. Ada pula makanan khas Kepri yakni nasi dagong atau nasi daging gonggong. Hidangan ini adalah olahan nasi goreng yang disajikan dengan campuran sejenis siput yang disebut gonggong. Ada pula makanan selais asap dan otak-otak khas Batam.

Dengan besarnya potensi kelautan dan perikanan yang ada di Provinsi Kepri diharapkan para pelaku usaha untuk bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah makanan laut untuk dipasarkan. (ARA)